Desain Vertical Garden, Solusi Penghijau Rumah Perkotaan

Vertical Garden. By Jingdianjiaju2

Vertical Garden

Vertical Garden atau taman vertikal merupakan pilihan tepat untuk rumah-rumah di daerah perkotaan dimana lahan menjadi barang yang sangat mahal. Vertical Garden dapat memperluas taman rumah  untuk halaman atau taman rumah yang sudah penuh dengan tanaman. Konsep dasar vertical garden adalah menempatkan tanaman hingga ke ketinggian mata, sehingga kita tidak perlu menunduk untuk menikmati keindahannya. Konsep taman vertikal ini dapat dimanfaatkan untuk menutupi pemandangan yang kurang bagus seperti tempat mesin air, tempat pembuatan kompos, tempat pembakaran sampah atau benda lain yang bisa merusak pemandangan taman halaman rumah anda. Bisa juga menjadi pembatas ruang atau penghalang, misalnya untuk membatasi taman halaman depan rumah dengan ruang yang lebih privat seperti kolam renang dan lain-lain. Selain berfungsi sebagai elemen dalam arsitektur, vertical garden juga dapat menjadi solusi efektif untuk menjaga kebersihan udara dan penyediaan oksigen dalam rumah.
Baca juga:
Tanaman Penyerap Gas Beracun dalam Rumah
Tips Membangun Taman Rumah Ramah Lingkungan

Pengertian Vertical Garden

Secara tradisional, konsep dasar desain vertical garden adalah menempatkan tanaman di tempat tinggi atau tumbuh naik melalui dinding atau tempat merambat yang sengaja disediakan. Teralis atau tempat memanjat tanaman tersebut dapat menggunakan  struktur sederhana seperti tiang bambu yang diposisikan sedemikian rupa sehingga memberikan bentuk yang indah. Teralis bisa juga berbentuk lengkungan yang terbentuk dari kayu, besi atau beton dengan tinggi 1 meter hingga 3 meter.

Tanaman Vertical Garden

Pilihan tanaman terbaik untuk vertical garden adalah tumbuhan merambat. Jenis tanaman yang bisa anda pilih tergantung pada lokasi Anda, untuk daerah tropis seperti Indonesia, beberapa tanaman yang bisa anda gunakan untuk vertical garden misalnya sirih dan sirih merah, bougenville, air mata pengantin, kembang sungsang, melati, Alamanda, glory bower, melati irian, scindapsus, monstera, dll. Tumbuhan epivit juga dapat menjadi pilihan yang tepat untuk taman vertical garden, selain habitat alaminya yang memang menempel pada pohon (tidak ditanah), tumbuhan epifit memiliki penampilan yang menarik. Beberapa jenis tumbuhan epivit yang bisa kita tanam di vertical garden misalnya berbagai jenis anggrek, bromelia, paku-pakuan (misalnya paku tanduk rusa) dll.
Taman Vertical garden juga bisa menggunakan jenis tanaman groundcover yang ditempatkan dalam pot-pot kecil. Namun penggunaan tanaman groundcover untuk vertical garden membutuhkan biaya yang relatif besar dan perawatan yang lebih intensif. Beberapa jenis tanaman groundcover yang bisa anda gunakan untuk vertical garden misalnya begonia, Lili Paris, Rhoeo discolor dll.
Baca juga:
14 Jenis Tanaman Merambat untuk Vertical Garden
Macam-macam Gaya Taman Populer

Living Wall

Living Wall dapat memberikan pilihan alternatif untuk desain taman vertikal. Living wall adalah kebun yang relatif tidak biasa, umumnya tanaman tumbuh dalam wadah plastik yang menempati sel-sel kecil tempat penanaman. Sel-sel tempat tanaman tersebut umumnya miring ke luar, menciptakan kantong tanah dangkal tempat akar tanaman tumbuh. Sel persegi berukuran 2-inch sel menyediakan rumah tempat yang pas jenis tumbuhan succulents berakar dangkal. Sementara  untuk tanaman semusim kecil, tanaman keras atau edibles, dapat menggunakan sel berukuran 4-inci persegi. Anda juga bisa menggunakan kerangka custom dari jenis kayu yang tahan lama untuk taman vertical garden, penggunaan kayu ini bisa menghadirkan penampilan yang sangat menarik.
Baca juga:
Lipstick Plant - Tanaman Merambat dari Hutan Hujan Tropis
Pohon Peneduh untuk Taman Minimalis

Membuat Vertical Garden

Kebanyakan spesialis dinding vertikal merekomendasikan untuk memberikan ruang udara antara tempat tumbuh tanaman dan dinding. Hal ini untuk mencegah agar dinding tidak terlalu lembat dan atau rusak akibat pertumbuhan akar. Ruang/space tersebut juga dapat menjadi celah untuk kontrol terhadap kondisi dinding dan tanaman. Nampan plastik biasanya dilengkapi dengan braket gantung yang dapat menahan baki untuk bersentukan langsung dengan dinding. Gunakan penghalang sepanjang tepi dan dasar untuk mendukung agar nampan tetap jauh dari dinding.
Kantong tanam plastik dapat digunakan untuk mengkreasikan desain taman vertikal. Kantong tanam plastik terdapat dalam berbagai ukuran untuk menampung jumlah tanah yang bervariasi. Dapat diisi dengan berbagai jenis tanaman, tetapi usahakan untuk mencocokkan ukuran maksimal tanaman dengan ukuran kantong (tanaman kecil dalam kantong kecil, besar tanaman dalam yang besar).

Perawatan Vertical Garden

Penyiraman taman vertikal sangat penting dan kadang-kadang bisa menjadi sangat rumit. Irigasi tetes mungkin merupakan cara terbaik untuk memberikan air langsung ke tanaman vertical garden. Anda bisa mencoba untuk  menggunakan sistem gravitasi sederhana yang memungkinkan aliran air terjadi secara alami. Kekeringan dalam waktu yang bahkan sangat singkat dapat menghancurkan taman vertikal, sehingga sangat penting untuk  memerhatikan kebutuhan air tanaman, terutama karena musim panas memanas dan tanaman tumbuh lebih besar.
Apapun jenis desain taman vertikal yang Anda buat, pastikan anda selalu mempertimbangkan ukuran tanaman. Tanam teralis lebih dalam untuk menghindari angin kencang dan merusak tanaman tanah. Untuk livingwall, selalu pastikan dinding atau pagar adalah dinilai untuk membawa beban berat frame tanam, tanah basah dan tanaman.
Baca juga:
Pemeliharaan dan Pembungaan Hortensia
Mandevilla - Tanaman Merambat yang Rajin Berbunga


Related Posts To Desain Vertical Garden, Solusi Penghijau Rumah Perkotaan


Desain Vertical Garden, Solusi Penghijau Rumah Perkotaan Rating: 4.5 Posted by: Kris Web

Search Here

Popular Posts

Total Pageviews

Recent Posts